Politik Dinasti, Kultur Feodalisme dalam Sistem Demokrasi di Indonesia
Dinasti politik di Indonesia tak bisa dilepaskan dengan sistem kekuasaan monarki pada masa silam. Bisa dikatakan, ia menjadi perwujudan kultur feodalisme di negara ini
Dinasti politik di Indonesia tak bisa dilepaskan dengan sistem kekuasaan monarki pada masa silam. Bisa dikatakan, ia menjadi perwujudan kultur feodalisme di negara ini
Bagi seorang David Hume, kepercayaan warganet Indonesia terhadap kutukan Jerome Polin adalah sesat pikir. Berdasarkan kausalitas, suatu peristiwa yang terjadi perlu digali dari berbagai sebab yang paling mungkin menyebabkannya
Wilayah Batu Ampar di Pulau Batam memiliki kisah penciptaan yang unik dan masih dijaga oleh masyarakatnya. Bagaimana kisahnya?
Calon pemimpin masa depan Indonesia harus menertibkan keberadaan para pendengung politik (buzzer), untuk menjamin keberlangsungan integrasi bangsa di negara ini.
Pada era digital ini, tak salah jika seorang pejabat negara memiliki pasukan khusus di dunia maya untuk membantu pemenangan atau mempromosikan keberhasilan. Tapi, ketika pejabat negara membiarkan pendengungnya bertindak kelewat batas, sudah selayaknya kita mempertanyakan autentisitas kepemimpinannya.
Secara teknis, musik Palestina terlahir dalam dua jalur. Jalur pertama adalah musik tradisional, yang kemudian melahirkan musik bermuatan politik sebagai simbol perlawanan atas penjajahan Israel
Exhuma (2024) tidak hanya menyajikan kisah horor mengesankan khas Korea. Ia juga menyajikan riwayat sejarah hubungan Korea-Jepang melalui representasi simbol satwa di dalamnya.
Bukan salat, bukan zakat, dan bukan berhaji, perintah pertama Tuhan kepada Nabi Muhammad. Perintahj pertamanya adalah untuk membaca. Mengapa demikian?
Kuasa data memungkinkan pondasi yang kuat, sementara kuasa kata menjadikan kisah tidak kering dan tetap hidup. Sejarawan perlu menjembatani kedua kuasa ini dalam menghasilkan sebuah karya
Meski sering dikaitkan dengan dirinya, kutipan “history is written by the victors” tidak pernah dilontarkan Winston Churchill. Meski begitu, apakah para pemenang saja yang mampu menulis sejarah?