Musik dan Siklus Peradaban: Telaah Filsafat Sejarah Oswald Spengler
Konsep morfologi yang dikembangkan Oswald Spengler dalam melihat sejarah dunia, masih berguna bagi kita saat ini. Utamanya, bagi Anda yang kini sedang mendalami studi tentang musik
Konsep morfologi yang dikembangkan Oswald Spengler dalam melihat sejarah dunia, masih berguna bagi kita saat ini. Utamanya, bagi Anda yang kini sedang mendalami studi tentang musik
Difusionisme membantu kita memahami bagaimana unsur-unsur kebudayaan berkembang melalui penyebaran dari satu wilayah ke wilayah lain. Namun, bukan berarti penerima budaya merespons dengan pasif, menerima begitu saja apa yang datang kepada mereka
Budaya minum kopi (ngopi) kini telah tumbuh menjadi budaya manusia modern, ditandai dengan menjamurnya kedai kopi dan kafe. Di baliknya, terdapat kisah perjalanan minuman ini, melintasi ruang dan waktu
Melalui konsep “Nurtured by Love,” Shinichi Suzuki menunjukkan kepada kita arti penting lingkungan penuh cinta bagi pendidikan anak, dan jalan untuk mewujudkan itu adalah melalui musik
Bagi kita, fenomena suara gaib atau tidak terjelaskan dipahami sebagai satu hal tak rasional. Namun, dalam budaya masyarakat Jawa, ia menampilkan bagaimana rasionalitas menjadi ambigu
Dalam filsafat Plato, kosmologi musik menekankan harmoni yang menyatukan keberagaman kosmos melalui rasio matematis, melalui interval harmonik dan aritmetis
Eksistensi berbagai jejak budaya bermusik di Jazirah Arab pada era pra-Islam, diteruskan oleh peradaban Islam. Tentu, ia dikemas kembali, menyesuaikan gagasan spiritual dan identitas kultural yang baru
Meski masih menjadi perdebatan, budaya bermusik eksis dalam kebudayaan masyarakat Islam. Jejak-jejaknya dapat kita lihat dalam melantunkan Al-Qur’an, mengumandangkan azan, hingga tradisi Sufi
Pemikiran Karl Marx dan Friedrich Engels, dua figur penting dalam Marxisme, sedikit berseberangan ketika bicara soal seni. Meski begitu, mereka sepakat bahwa seni adalah produk kehidupan material yang menggambarkan kesadaran sosial tertentu
Orientalisme, konsep yang dikupas secara mendalam oleh Edward Said, tidak hanya tampak dalam bidang politik dan pengetahuan. Ia juga dapat dilihat melalui penciptaan karya musik dan teater