Makam Kembang Kuning dan Kisah Prostitusi di Rumah Terakhir Manusia
Makam Kembang Kuning tidak hanya tempat bagi jiwa yang tertidur dalam keabadian. Ia juga tumbuh sebagai rumah bercinta, ladang prostitusi kelas bawah
Makam Kembang Kuning tidak hanya tempat bagi jiwa yang tertidur dalam keabadian. Ia juga tumbuh sebagai rumah bercinta, ladang prostitusi kelas bawah
Melalui teori-fiksi, kita melihat kedigdayaan sastra sebagai cara penyampaian narasi yang demokratis, melawan institusi akademik
Hidup dalam dunia yang memaksa kita untuk memastikan mana yang benar dan salah, statistik tampak menyajikan kebenaran secara terang melalui angka dan grafik. Apakah itu berarti ia tidak dapat berakhir menipu kita?
Ketika Gorbachev mencanangkan Perestroika, diskusi terhadap teori-teori Marxisme menggelora di Soviet. Publik Soviet, secara aktif, berdiskusi terkait berbagai kepercayaan Marx yang selama ini dianut Uni Soviet
Bagdad, yang menjadi jantung peradaban ilmu pengetahuan dunia Islam sejak abad ke-8, harus luluh lantak dibumihanguskan pasukan Mongol. Keruntuhannya menjadi awal “era kegelapan” dunia Islam, yang dirasakan hingga hari ini.
Budaya minum kopi (ngopi) kini telah tumbuh menjadi budaya manusia modern, ditandai dengan menjamurnya kedai kopi dan kafe. Di baliknya, terdapat kisah perjalanan minuman ini, melintasi ruang dan waktu
Buku “The Crescent and The Rising Sun” memberikan informasi bahwa Islam di Indonesia tumbuh menjadi kekuatan politik berkat bantuan pendudukan Jepang. Tanpanya, ia tidak akan seperti sekarang.
Setiap orang diharapkan untuk sealu berfilsafat dalam menjalani kehidupan mereka sehari-hari. Berfilsafat membantu manusia membedah mitos, dan menemukan kebenaran sejati.
Guru bimbingan dan konseling (BK) tidak hanya soal menjadi “polisi siswa”, seperti yang dianggap kebanyakan siswa saat ini. Di balik itu, terdapat andil besar guru BK terhadap keberlangsungan pendidikan di sekolah, utamanya perihal penanganan tindak kekerasan di sekolah
Terminal Kampung Melayu tidak hanya menjadi sebuah terminal tua semata. Ia juga menjadi saksi hidupnya berbagai jenis transportasi umum di Jakarta, mulai dari metromini hingga Transjakarta