Teori Fiksi: Sebuah Usaha Melawan Institusi Akademik
Melalui teori-fiksi, kita melihat kedigdayaan sastra sebagai cara penyampaian narasi yang demokratis, melawan institusi akademik
Melalui teori-fiksi, kita melihat kedigdayaan sastra sebagai cara penyampaian narasi yang demokratis, melawan institusi akademik
Sebagai simbolisasi kemenangan “dharma” atas “adharma”, hari raya Galungan memiliki mitos dan sejarah yang menarik untuk diketahui lebih dalam.
PLTA Kali Samin di Tawangmangu, proyek antara Solosche Electriciteit Maatschappij dan Mangkunegaran ada 1930-an, merupakan upaya untuk menyediakan listrik bagi masyarakat. Meski harus ditutup, PLTA ini merupakan wujud kemandirian bangsa menghadapi dominasi kolonial
Ideologi pan-islamisme, yang berkembang pada abad ke-19 dipelopori oleh Jamaluddin al-Afghani, menjadi salah satu senjata umat Muslim di dunia mengejar modernitas dan kemajuan.
Pendidikan seni di Indonesia, jika bisa dibayangkan, seolah kehilangan konteks. Ia menjadi penting ketika perlombaan sudah dekat. Ketika itu sudah berlalu, ia kembali berada di pojok sepi
Evangeline Fox berusaha mencegah pernikahan kekasihnya dengan saudara tirinya. Ia membuat perjanjian di hadapan patung Takdir, dan bertemu dengan Pangeran Hati. Namun, ada sesuatu yang harus disesalinya dari tindakan tersebut
Perjalanan Putu Setia, mulai dari masa kecil hingga pengalaman hidup pada masa Orde Baru, tersaji dengan apik dengan bahasa yang menggugah minat pembaca. Banyak kisah yang tertuang dalam buku ini, terutama pengalaman Bali setelah 1965 dan masa “Golkarisasi”.
Kehadiran Soeharto versi AI membangkitkan ketakutan masyarakat akan kebangkitan Orde Baru. Padahal, rezim jahat yang mereka takutkan, masih hidup hingga hari ini
Berawal dari budaya “ontgroening” pada periode Belanda, kekerasan dalam masa orientasi/inisiasi diwariskan hingga Indonesia merdeka. Meski telah ada upaya untuk mengikisnya, ia masih tetap eksis hingga kini.
Bagi kita, lukisan “A Pair of Shoes” karya Vincent van Gogh mungkin hanya menggambarkan keindahan semata, sebuah sepatu tua. Namun, bag filsuf, ia menggambarkan realitas mengenai dunia yang Ada