Skip to content
24 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi

Historical Meaning

Historis dan Kritis

Tombol Kejutan
  • Narasi HM
  • Opini HM
  • Historical Mention
  • Ulasan HM
  • Arsip HM
  • Berita HM
  • Kirim Tulisan
Terbaru
  • Musik Pra-Islam

    Musik Arab Pra-Islam: Asal-Usul, Transformasi, dan Keterhubungan Antarbudaya

    17 Januari 20269 Januari 2026
  • Personal Branding 1

    Membangun Kembali Personal Branding yang Runtuh

    10 Januari 20269 Januari 2026
  • Banjir Tambun 1933

    Riwayat Banjir Tambun 1933, Ketika Air Bah Melumpuhkan Perhubungan Darat di Koloni

    8 Januari 202615 Januari 2026
  • Suara Papua di Belanda

    Menilik Suara Bangsa Papua dalam Sebuah Jejak di Surat Kabar Belanda

    3 Januari 20262 Januari 2026
  • Dieng

    Menyelami Kisah Tersembunyi Dataran Tinggi Dieng

    27 Desember 202525 Desember 2025
  • Buku Gerakan Sosial

    Menjembatani Jurang Irasionalitas dan Rasionalitas dalam Studi Gerakan Sosial

    25 Desember 202525 Desember 2025
  • Ulasan HM

Polemik Ilmu Pengetahuan dalam Kerangka F. A. Hayek

Putu Prima Cahyadi1 Juni 202326 Desember 202303 mins

Melalui “The Counter-Revolution of Science”, F.A. Hayek menunjukan bahwa ilmu sosial sulit untuk menciptakan sebuah hukum karena terlalu dekat dengan subjektivitas yang mereka miliki.

Baca Lebih Lanjut
  • Ulasan HM

“Drama” Kehidupan Manusia dalam Kapal Pengangkut Budak

Putu Prima Cahyadi25 Mei 202326 Desember 202305 mins

Buku “The Slave Ship: A Human History” menunjukan kepada pembaca bagaimana “drama” horor serta pergolakan kehidupan antara kapten kapal, para pelaut, serta budak belian, dalam sebuah panggung mengapung yang bernama kapal pengangkut budak.

Baca Lebih Lanjut
  • Opini HM

Apakah Sejarah sama dengan Masa Lalu?

Putu Prima Cahyadi23 Mei 202326 Desember 202303 mins

Sebagian besar masyarakat Indonesia memandang sejarah sama dengan masa lalu, sehingga hanya ada satu kebenaran dalam sebuah narasi sejarah. Apa benar demikian?

Baca Lebih Lanjut
  • Arsip HM

Agama dan Konflik Sosial

Historical Meaning22 Mei 202326 Desember 202303 mins

Agama menyimpan kekuatan radikal. Kalau tidak, agama tak akan mampu menciptakan perubahan sejarah, bahkan akan mati ditelan sejarah.

Baca Lebih Lanjut
  • Ulasan HM

Buku Ajar Sejarah dan “Abuse” Negara di Baliknya

Putu Prima Cahyadi18 Mei 202317 Agustus 202405 mins

Melalui “The Use and Abuse of History”, Marc Ferro menunjukan bahwa buku ajar sejarah tak lepas dari “abuse” (manipulasi) negara, dengan berbagai kepentingan di baliknya.

Baca Lebih Lanjut
  • Narasi HM

Tradisi Penukaran Uang saat Lebaran, Wujud Rasa Syukur dan Kebahagiaan kepada Sesama

Putu Prima Cahyadi16 Mei 20233 April 202403 mins

Meski dituding sebagai riba, tradisi menukar uang kecil menjelang Lebaran masih tetap dilakukan masyarakat Indonesia. Ini merupakan bentuk “kearifan lokal” masyarakat muslim Indonesia untuk merayakan kebahagiaan dan rasa syukur atas berkah selama Ramadan.

Baca Lebih Lanjut
  • Ulasan HM

Mengapa Kita Perlu Belajar Sejarah, Meski Segalanya Sudah Disediakan Google?

Putu Prima Cahyadi11 Mei 202327 Desember 202315 mins

Meski segala informasi telah tersedia Google, sejarah masih tetap diperlukan dalam kehidupan manusia sehari-hari. Berkat sejarah, kemampuan kritis dalam menilai sumber dapat menghindari seseorang dari perangkap bias internet.

Baca Lebih Lanjut
  • Opini HM

Pengakuan Status Eksil G30S bukan Pengkhianat Sejarah, Apa Cukup?

Putu Prima Cahyadi9 Mei 202327 Desember 202303 mins

Meski Presiden Joko Widodo akan mengakui status warga negara terhadap 39 eksil G30S, itu saja masih belum cukup. Dibutuhkan upaya lebih besar untuk menyembuhkan luka menganga masyarakat Indonesia, yakni pemaknaan kembali sejarah 1965.

Baca Lebih Lanjut
  • Arsip HM

Rezim Pendidikan dan Penelitian

Historical Meaning8 Mei 202327 Desember 202309 mins

Pendidikan bukan hanya memupuk kemampuan mengetahui (knowledge) dan membuat (skill), melainkan yang lebih mendasar keistimewaan dalam berbuat (virtues).

Baca Lebih Lanjut
  • Narasi HM

Usaha Pembunuhan Presiden Soekarno pada Iduladha 1962

Rose Mariadewi5 Mei 202327 Desember 202303 mins

Ketika Presiden Soekarno sedang khusyuk menjalankan ibadah salat Iduladha, tidak disangka olehnya, sekelompok orang telah menanti kesempatan tersebut. Berjarak 15 meter di belakang Soekarno, mereka menembakkan pistol, “Dor!”, hampir membunuhnya.

Baca Lebih Lanjut
  • 1
  • …
  • 28
  • 29
  • 30
  • 31
  • 32
  • …
  • 35

Selami Lebih Dalam

Narasi HM
Musik Arab Pra-Islam: Asal-Usul, Transformasi, dan Keterhubungan Antarbudaya
Narasi HM
Membangun Kembali Personal Branding yang Runtuh
Narasi HM
Riwayat Banjir Tambun 1933, Ketika Air Bah Melumpuhkan Perhubungan Darat di Koloni
Narasi HM
Menilik Suara Bangsa Papua dalam Sebuah Jejak di Surat Kabar Belanda
Narasi HM
Menyelami Kisah Tersembunyi Dataran Tinggi Dieng
Ulasan HM
Menjembatani Jurang Irasionalitas dan Rasionalitas dalam Studi Gerakan Sosial
Newsmatic - Disesuaikan untuk Historical Meaning - Powered By BlazeThemes.