Kisah Si Badang dan Awal Terciptanya Batu Ampar
Wilayah Batu Ampar di Pulau Batam memiliki kisah penciptaan yang unik dan masih dijaga oleh masyarakatnya. Bagaimana kisahnya?
Wilayah Batu Ampar di Pulau Batam memiliki kisah penciptaan yang unik dan masih dijaga oleh masyarakatnya. Bagaimana kisahnya?
Buku “Madiun dalam Kemelut Sejarah” tidak hanya menampilkan kisah bupati, Belanda, dan masyarakat petani di Keresidenan Madiun pada abad ke-19. Ia lebih jauh menampilkan sejarah politik dan kebudayaan Indonesia pada masa Orde Baru.
Penolakan perayaan Hari Valentine memiliki akar sejarah yang menarik. Ia tidak serta merta ditolak karena urusan maksiat semata pada mulanya. Ia ditolak karena tidak sesuai dengan Pancasila.
Meski diterjemahkan secara tidak pas oleh Yayasan Obor Indonesia, buku “Engineers of Happy Land” merupakan salah satu buku yang berhasil melihat interaksi kebudayaan Barat dan Timur di Hindia Belanda, yang diwujudkan dalam bentuk penetrasi teknologi
Kehadiran Soeharto versi AI membangkitkan ketakutan masyarakat akan kebangkitan Orde Baru. Padahal, rezim jahat yang mereka takutkan, masih hidup hingga hari ini
Buku “The Crescent and The Rising Sun” memberikan informasi bahwa Islam di Indonesia tumbuh menjadi kekuatan politik berkat bantuan pendudukan Jepang. Tanpanya, ia tidak akan seperti sekarang.
Penjabaran Karma Yoga yang diramunya dengan kehidupan modern secara bebas dan terbuka, tak pernah aus dimakan waktu. Di saat etos kerja diseru-serukan, kreativitas disulut, humaniora didengung-dengungkan, “suara” spiritual Tagore selayaknya dikenang kembali.
Bagi sejarawan sekaliber Kuntowijoyo, sejarah versi malaikat lebih berharga ketimbang sejarah versi manusia. Meski mungkin lemah secara metode penelitian kesejarahan, sejarah versi malaikat menyajikan kisah masyarkat kebanyakan yang berjuang secara ikhlas dalam perjalanan sejarah.
Abu, dengan kekuatan yang ia warisi dari para dalang terkenal dan kakeknya, harus menghadapi Mesin Politik dan orang-orang “pohon Randu”. Akankah wayang, kesenian yang ia cintai, bertahan dihantam gempuran Mesin Politik?
Pada 23 Juli 2001, kursi kepemimpinan Abdurrahman Wahid sirna. Ia dimakzulkan oleh MPR. Apa benar, pemakzulan tersebut merupakan sebuah upaya kudeta?