Nasib Facebook di Masa Depan, Akankah Dikalahkan TikTok?
Facebook mulai ditinggalkan penggunanya. Mereka mulai melirik TikTok sebagai media sosial alternatif. Akankah Facebook bertahan?
Facebook mulai ditinggalkan penggunanya. Mereka mulai melirik TikTok sebagai media sosial alternatif. Akankah Facebook bertahan?
Catatan-catatan yang ditinggalkan Soe Hok Gie tidak hanya menggambarkan kehidupan politik pada masa peralihan Soekarno ke Soeharto saja. Ia membawa pesan kepada pemuda kini, untuk tetap berjuang melawan ketidakadilan.
Naskah, suatu warisan kebudayaan dari nenek moyang kita, mengandung berbagai hal seperti agama, mitologi, sejarah, filsafat, dan sebagainya, yang kesemuanya itu dapat kita manfaatkan untuk kepentingan pembangunan bangsa dan negara
Liu Shan mengambil tampuk kepemimpinan kerajaan Shu Han dari ayahnya, Liu Bei, karena faktor keturunan dan feodalisme. Apakah kekuasaannya selama 41 akan menjadi kekuasaan yang tidak kompeten?
“Mobilisasi” dan “kontrol’ menjadi dua kata kunci untuk melihat dinamika masyarakat pedesaan Jawa pada masa pendudukan Jepang. Mereka digerakan secara masif untuk kepentingan perang, dan dikontrol dengan ketat oleh Jepang.
Meski aturan menegnai pembangunan rumah ibadah telah mengatur dengan jelas, konflik dan sentimen antaragama masih terjadi di Indonesia. Aturan tersebut, alih-alih mendamaikan mereka, justru semakin memperuncing konflik yang ada
Wilayah Batu Ampar di Pulau Batam memiliki kisah penciptaan yang unik dan masih dijaga oleh masyarakatnya. Bagaimana kisahnya?
Buku “Madiun dalam Kemelut Sejarah” tidak hanya menampilkan kisah bupati, Belanda, dan masyarakat petani di Keresidenan Madiun pada abad ke-19. Ia lebih jauh menampilkan sejarah politik dan kebudayaan Indonesia pada masa Orde Baru.
Penolakan perayaan Hari Valentine memiliki akar sejarah yang menarik. Ia tidak serta merta ditolak karena urusan maksiat semata pada mulanya. Ia ditolak karena tidak sesuai dengan Pancasila.
Meski diterjemahkan secara tidak pas oleh Yayasan Obor Indonesia, buku “Engineers of Happy Land” merupakan salah satu buku yang berhasil melihat interaksi kebudayaan Barat dan Timur di Hindia Belanda, yang diwujudkan dalam bentuk penetrasi teknologi