Pedagang atau Ulama? Membaca Kembali Proses Islamisasi di Nusantara
Dalam sejarah Indonesia, terdapat pandangan bahwa islamisasi dilakukan oleh ulama serta pedagang. Dari kedua kelompok ini, manakah yang berperan lebih dominan dalam proses tersebut?
Dalam sejarah Indonesia, terdapat pandangan bahwa islamisasi dilakukan oleh ulama serta pedagang. Dari kedua kelompok ini, manakah yang berperan lebih dominan dalam proses tersebut?
Bagi S. Radhakrishnan, sejarah yang baik tidak mengisahkan perang antara para raja (battle of kings), tetapi menampilkan pergerakan sosial ekonomi suatu masyarakat di dunia ini.
Bagi Karl Marx, kaum proletar menjadikan agama sebagai pelarian dari ketidakberdayaan, membayangkan kebahagiaan serta berkah ilahi sebagai penolong. Ini membuat agama tampil sebagai candu, menawarkan hiburan yang menenangkan, menggeser fokus manusia dari realitas material menjadi kondisi masa depan yang nonmateri
Meski kini dirundung sepi, Terminal Blok M tetap bertahan sebagai sebuah rumah bagi pengguna transportasi umum di Jakarta. Revitalisasi yang dilakukan membuatnya segar, dan tetap eksis hingga kini
Paul McCartney tidak hanya seorang musisi besar dunia. Ia juga mampu menghasilkan dua buah lagu, berbekal dari mimpi. Bagaimana kisahnya?
Kita sering dihadapkan, bahwa teori lebih baik dari praktik, dan praktik lebih penting dari sekadar teori. Dapatkah kita menjembatani keduanya?
Calon pemimpin masa depan Indonesia harus menertibkan keberadaan para pendengung politik (buzzer), untuk menjamin keberlangsungan integrasi bangsa di negara ini.
Banjir yang melanda Tambun pada 1933 tidak hanya menyapu daerah tersebut. Air bah juga merusak jalur kereta api yang menghubungkan Batavia dengan daerah lain, menghambat perhubungan darat di koloni
Sejarah seharusnya menjadi alat untuk membebaskan manusia dari ikatan konflik dan kebencian yang telah mendarah daging. Apakah dunia, terutama Indonesia, telah melakukan hal ini?
Berawal dari semangat imperialisme, Jepang memutuskan perang melawan Rusia. Negara Asia tersebut berhasil memenangkan perang, membawa semangat kebangkitan bagi negara-negara lain di Asia