Perempuan dalam Belenggu Ketidakadilan dan Marginalisasi
Melalui kumpulan cerpen yang indah, Isbedy Stiawan ZS menampilkan kepada kita kehidupan kaum perempuan yang masih belum bisa terbebas dari belenggu ketidakadilan dan marginalisasi
Rubrik resensi buku maupun kumpulan kutipan yang disaijkan dengan pendekatan khas Historical Meaning. Dalami bagaimana buku dan kumpulan kutipan membentuk narasi mengenai suatu topik tertentu
Melalui kumpulan cerpen yang indah, Isbedy Stiawan ZS menampilkan kepada kita kehidupan kaum perempuan yang masih belum bisa terbebas dari belenggu ketidakadilan dan marginalisasi
Evangeline Fox berusaha mencegah pernikahan kekasihnya dengan saudara tirinya. Ia membuat perjanjian di hadapan patung Takdir, dan bertemu dengan Pangeran Hati. Namun, ada sesuatu yang harus disesalinya dari tindakan tersebut
Oleh Sartono, kisah pemberontakan masyarakat Banten pada Juli 1888 tidak hanya gejolak sosial yang berdiri dalam ruang hampa. Ia merupakan kulminasi dari kondisi sosial, ekonomi, dan kultural Banten sepanjang abad ke-19
Melalui buku “Menemukan Sejarah: Wacana Pergerakan Islam di Indonesia”, Ahmad Mansyur Suryanegara menawarkan Islam sebagai pendekatan tambahan untuk menyegarkan historiografi Indonesia yang dipandang terlalu sekuler
Tidak banyak buku sejarah populer yang menyajikan kisah mengenai perjalanan historiografi Indonesia. Dari sedikit buku tersebut, buku “Historiografi di Indonesia” menjadi salah satunya
Oleh Jared Diamond, sejarah manusia sejak awal peradaban hingga kini dirangkum dalam sebuah buku yang berisi namun menyenangkan. “Guns, Germs & Steel” menawarkan perjalanan dan perbedaan kemajuan peradaban manusia secara geografis
Eksil menyajikan kisah pilu para eksil 1965, yang menjadi pesakitan karena kebijakan rezim di Indonesia terhadap sejarah. Meski berada di negara asing, mereka tetap mencintai Indonesia hingga akhir hayat.
Suidat, melalui buku “Sejarah Nasional Indonesia untuk Pelajar”, menyajikan sejarah Indonesia dengan pendekatan Islam yang kental. Meski begitu, rasa indonesiasentris masih terasa dalam buku yang ia susun
Catatan-catatan yang ditinggalkan Soe Hok Gie tidak hanya menggambarkan kehidupan politik pada masa peralihan Soekarno ke Soeharto saja. Ia membawa pesan kepada pemuda kini, untuk tetap berjuang melawan ketidakadilan.
“Mobilisasi” dan “kontrol’ menjadi dua kata kunci untuk melihat dinamika masyarakat pedesaan Jawa pada masa pendudukan Jepang. Mereka digerakan secara masif untuk kepentingan perang, dan dikontrol dengan ketat oleh Jepang.