Seandainya Saya Wartawan TEMPO: Merekam Peristiwa yang Luput dari Berita
Buku “Seandainya Saya Wartawan Tempo” mengajak pembaca untuk melihat peristiwa-peristiwa yang luput dari perhatian pemberitaan, dan mengemasnya menjadi feature yang menarik
Rubrik resensi buku maupun kumpulan kutipan yang disaijkan dengan pendekatan khas Historical Meaning. Dalami bagaimana buku dan kumpulan kutipan membentuk narasi mengenai suatu topik tertentu
Buku “Seandainya Saya Wartawan Tempo” mengajak pembaca untuk melihat peristiwa-peristiwa yang luput dari perhatian pemberitaan, dan mengemasnya menjadi feature yang menarik
Menurut Prihandoko Sanjatmiko, kehidupan multispesies terjadi dalam masyarakat Kampung Laut ketika pandemi COVID-19. Namun, ia masih menempatkan manusia sebagai pusat dari kehidupan secara antropologis
Isabella Rossie berjuang menyelamatkan Pulau Joya dari belenggu penderitaan. Bagaimana kisahnya? Ikutilah dalam buku The Girl of Ink & Stars
Yogyakarta tidak hanya tampil sebagai kota budaya dan klasik. Di balik itu, para transpuan menjadikannya sebagai rumah. Mereka menggantungkan hidup mereka di kota yang berbudaya tersebut
Meski mengisahkan tentang anak-anak, novel “Kapan Nanti” menyajikan realita kehidupan anak-anak dan perempuan dalam realita sosial. Kita akan menemukan kisah anak-anak yang tak ingin dilahirkan hingga dibuang dalam novel menggugah ini
Melalui petualangan lima anak kembar, novel “Pulau Batu di Samudra Buatan” mengajak pembaca untuk menghayati kembali keberagaman karakter manusia ketika harus berhadapan dengan sebuah musibah
Buku “Pembebasan Perempuan” merupakan buku penting bagi mereka yang ingin melihat feminisme sebagai sebuah gerakan memperjuangkan kesetaraan. Sayang, buku ini diterjemahkan secara kacau-balau
Pada mulanya, urusan seksualitas adalah pembicaraan publik di Jawa. Lambat laun, masyarakat Jawa mengubah pandangan tersebut menjadi privat, dibatasi ruang-ruang pribadi yang khusus
Manusia menginginkan kebebasan. Proses pencarian kebebasan bagi seorang manusia dapat kita tengok melalui novel “The House of Light”
Hakikat Tuhan, salah satu karya Cicero, menyajikan perdebatan antara kelompok Epikurean dan Stoik mengenai sosok Tuhan. Menjadi karya terbaik zaman klasik, buku ini mengabadikan perdebatan tersebut secara mengesankan