Bung Karno dan Isu Keislaman
Dalam historiografi populer, posisi Soekarno dengan Islam ditempatkan renggang dan terkadang bersinggungan. Padahal, kenyataannya, Soekarno, sebagai sosok nasionalis sekuler, begitu dekat dengan Islam
Rubrik yang memuat tulisan sejarah naratif, yang mengisahkan tokoh, peristiwa, maupun fenomena kesejarahan tertentu yang disajikan dengan resep rahasia khas Historical Meaning
Dalam historiografi populer, posisi Soekarno dengan Islam ditempatkan renggang dan terkadang bersinggungan. Padahal, kenyataannya, Soekarno, sebagai sosok nasionalis sekuler, begitu dekat dengan Islam
Bagi banyak dari kita, manusia adalah makhluk sosial. Namun, bagi Thomas Hobbes, kita adalah makhluk yang antososial. Mengapa Hobbes berpendapat demikian?
Merle Calvin Ricklefs, populer dikenal sebaga M. C. Ricklefs atau Ricklefs saja dalam sejarah Indonesia, tidak hanya sosok sejarawan Jawa yang penting. Ia juga merupakan seorang indonesianis yang mengabdikan diri mengkaji Indonesia
Bagi kita, lukisan “A Pair of Shoes” karya Vincent van Gogh mungkin hanya menggambarkan keindahan semata, sebuah sepatu tua. Namun, bag filsuf, ia menggambarkan realitas mengenai dunia yang Ada
Meski kini hanya menjadi kota kecil di wilayah Indonesia, Barus memiliki riwayat sejarah penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Pada masa jayanya, ia adalah pelabuhan dagang penting Nusantara
Gedung Sate tidak hanya menyimpan pesona wisata, tetapi juga memiliki kisah sejarah yang penting dan berharga. Tidak heran, ia menjadi landmark ikonik Kota Bandung
Perang Chechnya menjadi simbol perjuangan bangsa Chechen untuk memperjuangkan kemerdekaan mereka, bebas dari pengaruh Soviet, dan kemudian Rusia. Namun, dua kali perang berlangsung, impian untuk merdeka harus mereka kubur kembali
Dengan melacak artefak percandian pada masa Hindu-Buddha, dapat diduga bahwa tradisi membatik mencapai masa keemasannya pada masa tersebut
Polemik Kamus Sejarah Nasional besutan pemerintah Indonesia pada 2021 lalu menjadi bukti bahwa pemerintah negeri ini masih belum mampu menghasilkan buku sejarah yang objektif dan kritis
Ideologi pan-islamisme, yang berkembang pada abad ke-19 dipelopori oleh Jamaluddin al-Afghani, menjadi salah satu senjata umat Muslim di dunia mengejar modernitas dan kemajuan.