Tembok Berlin, dari Hidup dalam Ketakutan sampai Semangat Kebebasan
Tembok Berlin tidak hanya menggambarkan pemisahan antara Jerman Barat dan Jerman Timur. Di Balik itu, terdapat kehidupan masyarakat kedua Jerman menemukan kebebasan mereka
Tembok Berlin tidak hanya menggambarkan pemisahan antara Jerman Barat dan Jerman Timur. Di Balik itu, terdapat kehidupan masyarakat kedua Jerman menemukan kebebasan mereka
Sebagai alat persatuan, Sumpah Pemuda masih belum memiliki taji untuk menyatukan seluruh pemuda Indonesia. Mereka masih terpecah-belah dalam intoleransi, baik secara sosial, kultural, dan politik
Meski kondisinya kian terancam, Popular Art Centre tetap menjadi garda terdepan penjaga musik rakyat Palestina. Kehadirannya mendokumentasikan dan mengarispkan musik-musik tradisional Palestina menjadi bukti, bahwa Palestina eksis sebagai sebuah bangsa
Di tengah kepadatan dan kebisingan kota, sekelompok masyarakat mengembangkan pertanian di kota. Disebut sebagai urban farming, apakah fenomena ini hanyalah sebuah tren sesaat semata?
Bagi seorang Martin Luther King, kita perlu mengakui kekuatan sejarah. Berkaca dari segregasi ras kulit hitam dan kulit putih di Amerika Serikat, ia menyerukan kepada sesamanya untuk memahami sejarah lebih mendalam, dan membentuknya kembali
Era kuantum membutuhkan sistem logika baru. Kita tidak dapat lagi mengandalkan logika lama, yang bertumpu pada logika Aristotelian, untuk menyongsong era baru ini
Sepuluh tahun berkuasa memimpin Indonesia, Presiden Joko Widodo banyak meniru perilaku para raja Jawa. Mulai dari membuat kekuasaan terpusat dan terwariskan ke keturunannya, hingga menampilkan simbol-simbol kuasa, semua dilakukannya
Melalui petualangan lima anak kembar, novel “Pulau Batu di Samudra Buatan” mengajak pembaca untuk menghayati kembali keberagaman karakter manusia ketika harus berhadapan dengan sebuah musibah
Guru bimbingan dan konseling (BK) tidak hanya soal menjadi “polisi siswa”, seperti yang dianggap kebanyakan siswa saat ini. Di balik itu, terdapat andil besar guru BK terhadap keberlangsungan pendidikan di sekolah, utamanya perihal penanganan tindak kekerasan di sekolah
Pada mulanya, kebaya hanyalah sebuah pakaian biasa yang dikenakan perempuan Indonesia, terutama perempuan Jawa dan Bali. Namun kini, ia telah menjadi sebuah “fashion statement” identitas bangsa Indonesia