Menggali Jejak-jejak Pascakebenaran dalam Dunia Akademik
Pascakebenaran tidak hanya terjadi di ruang publik biasa. Di ranah akademik, tren para akademikus untuk bertindak dalam pengaruh pascakebenaran semakin lama semakin menguat
Rubrik opini yang menyajikan opini tajam dan kritis. Selami bagaimana Historical Meaning membentuk pandangan mengenai isu-isu terkini dengan perspektif yang tajam dan objektif
Pascakebenaran tidak hanya terjadi di ruang publik biasa. Di ranah akademik, tren para akademikus untuk bertindak dalam pengaruh pascakebenaran semakin lama semakin menguat
Sebagai alat persatuan, Sumpah Pemuda masih belum memiliki taji untuk menyatukan seluruh pemuda Indonesia. Mereka masih terpecah-belah dalam intoleransi, baik secara sosial, kultural, dan politik
Di tengah kepadatan dan kebisingan kota, sekelompok masyarakat mengembangkan pertanian di kota. Disebut sebagai urban farming, apakah fenomena ini hanyalah sebuah tren sesaat semata?
Era kuantum membutuhkan sistem logika baru. Kita tidak dapat lagi mengandalkan logika lama, yang bertumpu pada logika Aristotelian, untuk menyongsong era baru ini
Sepuluh tahun berkuasa memimpin Indonesia, Presiden Joko Widodo banyak meniru perilaku para raja Jawa. Mulai dari membuat kekuasaan terpusat dan terwariskan ke keturunannya, hingga menampilkan simbol-simbol kuasa, semua dilakukannya
Kehadiran gig economy dalam kehidupan masyarakat Indonesia mendorong terciptanya kelas precariat, mereka yang hidup dalam ketidakpastian, terutama ketidakpastian ekonomi
Seorang mahasiswa diharapkan untuk aktif bertanya di kelas atau pembelajaran. Namun, banyak dari mereka enggan melakukannya. Mengapa?
Sejarah lokal perlu mendapatkan tempat terhormatnya kembali, dengan tetap mempertahankan lokalitas mereka, tak tercampur corak sejarah nasional
Apakah Indonesia sudah menjadi bangsa yang besar? Secara luas, kita memang besar. Namun, secara kualitas, masih kalah jauh
Indonesia masih belum betul-betul merdeka. Budaya ndoroisme masih mengikat mentalitas manusia Indonesia, membuatnya menjadi berperilaku bak bangsawan kerajaan