Mana Lebih Baik, Teori atau Praktik? Mari Kita Tanyakan ke Plato dan Aristoteles
Kita sering dihadapkan, bahwa teori lebih baik dari praktik, dan praktik lebih penting dari sekadar teori. Dapatkah kita menjembatani keduanya?
Kita sering dihadapkan, bahwa teori lebih baik dari praktik, dan praktik lebih penting dari sekadar teori. Dapatkah kita menjembatani keduanya?
Melalui teori-fiksi, kita melihat kedigdayaan sastra sebagai cara penyampaian narasi yang demokratis, melawan institusi akademik
Filsafat Rene Descartes sangat sederhana, yakni “aku berpikir, maka aku ada”. Dengan berpikir, kita dapat mencapai sebuah kebenaran, menegaskan eksistensi kita sebagai manusia
Filsafat tidak hanya perlu diperkenalkan kepada masyarakat agar mereka dapat berpikir rasional dan objektif, tetapi juga sebaliknya, mem-filsafat-kan bumi, menjadikan dunia ini sebagai tempat yang damai dan rasional.
Masyarakat Indonesia memandang filsafat sebagai ilmu yang tidak berguna dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Apa benar demikian?
Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, filsafat dan agama bagaikan minyak dan air, tidak pernah bisa bersatu. Apa benar mereka berdua selalu demikian?
Bagi masyarakat Indonesia, filsafat tidak hanya sesuatu yang tidak penting, tetapi juga wajib dijauhi. Seolah-olah, terdapat suatu “alergi” terhadap filsafat dalam mentalitas masyarakat kita.